Kamis, 29 September 2011


Mahasiswa Dayak di Yogyakarta
Gelar Pesta Seni dan Budaya Dayak Se-Kalimantan IX 
Tahun 2011

Mahasiswa Harapkan Kehadiran Gubernur Kal-Bar dan Kal-Teng

Bagi mahasiswa Kalimantan yang sedang menimba ilmu di kota Yogyakarta, Yogyakarta menjadi tempat yang potensial untuk promosi budaya ,khususnya kebudayaan suku Dayak. Bagaimana tidak, sejak tahun 2001 di Yogyakarta selalu diadakan event budaya Pesta Seni dan Budaya Dayak Se-Kalimantan (PSBDK). Acara ini merupakan perhelatan terbesar mahasiswa daerah yang berdomisili di Yogyakarta yang bertujuan untuk promosi serta menunjukan identitas kebudayaan Dayak di Kalimantan kepada masyarakat luas baik secara nasional maupun internasional. Selain itu, bagi mahasiswa Dayak PSBDK merupakan media untuk menyampaikan kritikan terhadap eksistensi budaya Dayak yang semakin luntur. Bagaimana cara memperlakukan dan menghargai budaya Dayak yang menjadi bagian pilar bangsa Indonesia.
Tahun ini merupakan yang ke-sembilan kalinya PSBDK diselenggarakan, Forum Bujang Dare Kayong (Bedayong) asal Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat mendapat kepercayaan dari forum-forum mahasiswa Kalimantan se-Jawa untuk menjadi penyelenggara Pesta Seni dan Budaya Dayak Se-Kalimantan IX. Dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Sekretariat Bersama Pelajar Mahasiswa JC. Oevaang Oeraay, Forum Bedayong akan menggelar acara PSBDK IX pada tanggal 20-22 Oktober 2011 di Gedung Pertunjukan Taman Budaya Yogyakarta.
Perhelatan budaya yang diikuti oleh 4 (empat) provinsi Kalimantan pada tahun 2011 mengangkat tema “Kontinyuitas Keberagaman Budaya dalam Cerminan Budaya Nusantara”. Tema ini menegaskan kembali kepada khalayak luas bahwa kebudayaan suku Dayak yang mendiami pulau Kalimantan sangatlah beragam. Sering kali publik menganggap kebudayaan Suku Dayak adalah sama. Harapan kedepannya, melalui tema ini baik mahasiswa Dayak yang menempuh studi di Yogyakarta maupun masyarakat luas mampu menumbuhkan nilai-nilai saling menghargai, mengenal dan menghormati setiap perbedaan yang ada.
Adapun rangkaian kegiatan PSBDK IX yang berlangsung tiga hari berturut-turut antara lain: lomba menulis esai antar mahasiswa dengan tema “Keunikan Budaya Dayak di Mata Generasi Muda”, seminar budaya, ritual adat, pameran alat-alat dan kerajinan tradisional, festival vokal grup lagu Dayak, festival musik dan tarian kreasi Dayak, talkshow budaya, permain rakyat serta malam pentas seni nusantara.
Selain dihadiri Bupati Kabupaten Ketapang Drs. Henrikus, M.Si dan pejabat-pejabat teras Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, mahasiswa Dayak di Yogyakarta juga mengharapkan kehadiran dua tokoh Dayak yang saat ini memimpin dua provinsi di Kalimantan yaitu Gubernur Kal-Bar Drs. Cornelis, MH. Dan Gubernur Kal-Teng Agustin Teras Narang. Dengan hadirnya kedua tokoh Dayak ini dapat menambah spirit baru bagi mahasiswa Dayak yang menyelenggarakan acara PSBDK. (Panitia PSBDK IX)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Putri Kedua, Maria Atira