Mahasiswa
Dayak di Yogyakarta
Gelar
Pesta Seni dan Budaya Dayak Se-Kalimantan IX
Tahun 2011
Mahasiswa Harapkan
Kehadiran Gubernur Kal-Bar dan Kal-Teng
Bagi mahasiswa Kalimantan yang sedang menimba ilmu di kota
Yogyakarta, Yogyakarta menjadi tempat yang potensial untuk promosi budaya ,khususnya
kebudayaan suku Dayak. Bagaimana tidak, sejak tahun 2001 di Yogyakarta selalu
diadakan event budaya Pesta Seni dan
Budaya Dayak Se-Kalimantan (PSBDK). Acara ini merupakan perhelatan terbesar
mahasiswa daerah yang berdomisili di Yogyakarta yang bertujuan untuk promosi
serta menunjukan identitas kebudayaan Dayak di Kalimantan kepada masyarakat
luas baik secara nasional maupun internasional. Selain itu, bagi mahasiswa Dayak
PSBDK merupakan media untuk menyampaikan kritikan terhadap eksistensi budaya
Dayak yang semakin luntur. Bagaimana cara memperlakukan dan menghargai budaya
Dayak yang menjadi bagian pilar bangsa Indonesia.
Tahun ini merupakan yang ke-sembilan kalinya PSBDK
diselenggarakan, Forum Bujang Dare Kayong (Bedayong) asal Kabupaten Ketapang,
Kalimantan Barat mendapat kepercayaan dari forum-forum mahasiswa Kalimantan
se-Jawa untuk menjadi penyelenggara Pesta Seni dan Budaya Dayak Se-Kalimantan
IX. Dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Sekretariat
Bersama Pelajar Mahasiswa JC. Oevaang Oeraay, Forum Bedayong akan menggelar
acara PSBDK IX pada tanggal 20-22 Oktober 2011 di Gedung Pertunjukan Taman
Budaya Yogyakarta.
Perhelatan budaya
yang diikuti oleh 4 (empat) provinsi Kalimantan pada tahun 2011 mengangkat tema “Kontinyuitas Keberagaman Budaya dalam
Cerminan Budaya Nusantara”. Tema ini menegaskan kembali kepada khalayak luas
bahwa kebudayaan suku Dayak yang mendiami pulau Kalimantan sangatlah beragam.
Sering kali publik menganggap kebudayaan Suku Dayak adalah sama. Harapan
kedepannya, melalui tema ini baik mahasiswa Dayak yang menempuh studi di
Yogyakarta maupun masyarakat luas mampu menumbuhkan nilai-nilai saling
menghargai, mengenal dan menghormati setiap perbedaan yang ada.
Adapun rangkaian kegiatan PSBDK IX yang berlangsung tiga
hari berturut-turut antara lain: lomba menulis esai antar mahasiswa dengan tema
“Keunikan Budaya Dayak di Mata Generasi Muda”, seminar budaya, ritual adat,
pameran alat-alat dan kerajinan tradisional, festival vokal grup lagu Dayak, festival
musik dan tarian kreasi Dayak, talkshow budaya, permain rakyat serta malam
pentas seni nusantara.
Selain dihadiri Bupati Kabupaten Ketapang Drs. Henrikus,
M.Si dan pejabat-pejabat teras Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, mahasiswa
Dayak di Yogyakarta juga mengharapkan kehadiran dua tokoh Dayak yang saat ini
memimpin dua provinsi di Kalimantan yaitu Gubernur Kal-Bar Drs. Cornelis, MH.
Dan Gubernur Kal-Teng Agustin Teras Narang. Dengan hadirnya kedua tokoh Dayak
ini dapat menambah spirit baru bagi
mahasiswa Dayak yang menyelenggarakan acara PSBDK. (Panitia PSBDK IX)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar