IDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR
KEBUDAYAAN
REMIDIAL
IPS KELAS XI SEM GENAP 2016 SMK SANTO PETRUS
Tugas ditulis tangan dan dikumpulkan pada hari Senin, 13 Juni 2016
Tugas ditulis tangan dan dikumpulkan pada hari Senin, 13 Juni 2016
NAMA:………………………………………………………….
NAMA KAMPUNG:………………………………………..
SUKU/SUB-SUKU:………………………………………....
CONTOH
Unsur-unsur Kebudayaan Desa Sepotong
Desa Sepotong terletak di Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang
dan merupakan salah satu kampung suku
Dayak rumpun sub-suku Dayak Laor. Masyarakat Sepotong sering disebut Urangk Sapotong tinggal di tepian Sungai
Laur. Berikut ini unsur-unsur kebudayaan masyarakat Desa Sepotong:
1. Sistem Kepercayaan
Pada dahulu kala ketika pengghuni
Kampung Sepotong tinggal di Rumah Panjang, masyarakat menganut system
kepercayaan animisme dan dinamisme yaitu, percaya akan kekuatan alam, menyembah
keramat dan menghormati para leluhurnya. Namun pada saat ini kepercayaaan itu
semakin pudar dan mayoritas penduduknya menganut agama Katolik. Yang masih
bertahan sampai saat ini seperti: Ritual babantan Kampongk (ritual bersih
kampung), Nyampat Tanah (permisi kepada leluruh sebelum membuka lahan
pertanian, Ngalu Kombank Buah (menyambut musim buah), Ngambaru (Pesta syukur
panen), mandarok (melepas tiga tahun orang yang sudah meninggal).
2. Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan menganut system
ambilineal (garis ayah dan ibu).
Saya: Jang (laki-laki), Inok (Perempuan)
Saya menyebut ayah : Apak
Saya menyebut Ibu : Inde, Umak
Saya menyebut bibi/paman lebih tua
(kakak) dari ayah atau ibu: Ombo
Saya menyebut bibi/paman lebih
muda (adik) dari ayah atau ibu: Nongah,
Ibuk
Saya menyebut bibi/paman adik
bungsu dari ayah atau ibu: Busu, Usu
Saya menyebut ibu dari ayah atau
ibu: Inek
Saya menyebut ayah dari ayah atau
ibu: Akek
Saya menyebut nenek dari ayah atau
ibu: Nek Yang
Saya Menyebut Kakek dari ayah atau
ibu: Akek Yang
3. Sistem Organisasi
Pemimpin Kampung : Domong
Pemimpin adat: Temenggung
Kepala Lawang (pengelompokan
keluarga)
Anggota Lawang (masyarakat biasa)
4. Bahasa
Bahasa yang digunakan masyarakat
Desa Sepotong adalah bahasa Dayak Laor. Bahasanya mempunyai kemiripan dengan
beberapa kampung lain seperti Kepari, Entinap, Bengaras, Tanjung Beringin dan
Randau Limat.
5. Sistem Mata Pencaharian
Mata perncaharian pada umumnya
berladang, menoreh dan berburu.
6. Kesenian
Permainan Rakyat: Bepangkak
Gasing, Tengkuyung Berambeh, Tungkat Jawa, Batepok, Ngaladau
Seni Musik: Begamal, Nganjan,
Senggayong, Becipak dll.
Seni Tari: Tarian kanjan
suka-suka, tarian Olang Mengindang untuk mengiringi music begamal, tarian bunga
silat.
Seni Vocal: Nembang (nyanyian
mengiringi music gamal), rayah (nyayian dukun).
7. Sistem Ilmu Pengetahuan
Masyarakat Dayak di Sepotong
memiliki banyak ilmu pengetahuan terutama berkaitan dengan aktivitas berladang.
Misalnya mereka harus tau kapan harus menebas, menebang, menugal dll. Menuba
ikan dilaksanakan saat musim kemarau tiba.
8. Sistem Peralatan dan
Teknologi
Banyak alat atau teknologi tradisional
yang digunakan oleh masyarakat Sepotong. Contoh: Menangkap ikan menggunakan
bubu, seruak, sentapuk, santaban dll. Alat untuk pertanian: parang, tugal,
ani-ani, kapak beliung, pengetam, jurunk (lumbung). Alat berburu: Sumpit,
Senapan Lantak, Penjirat, Belantik, Papit, Engkabau dll.